Daftar modul

Modul 02 / Pelajaran 04

Higiene Pekerja

30 menit Modul hal. 2733

Pemeriksaan kesehatan sebelum kerja

  • Laporkan diare, muntah, mual, demam, sakit perut, sakit tenggorokan, atau gejala flu.
  • Laporkan juga bila anggota keluarga atau orang serumah mengalami gejala serupa.
  • Laporkan luka, luka bakar, bisul, dan kuku yang rusak; luka bernanah adalah sumber Staphylococcus aureus.
  • Ikuti pemeriksaan tinja berkala (検便) sesuai jadwal perusahaan.
  • Jangan memaksakan diri bekerja di jalur produksi saat sakit; penanggung jawab akan mengatur tugas lain.

Persiapan diri sebelum masuk area produksi

  • Mandi atau menjaga kebersihan badan, potong kuku pendek dan tanpa pewarna kuku.
  • Lepas jam tangan, cincin, kalung, giwang, jepit rambut, dan semua perhiasan.
  • Tidak membawa ponsel, dompet, alat tulis pribadi, permen, atau rokok ke area produksi.
  • Rambut dicuci teratur, disisir di ruang ganti, dan dimasukkan seluruhnya ke penutup kepala.
  • Tidak menggunakan parfum, kosmetik berlebihan, atau bulu mata palsu.

Urutan memakai pakaian kerja

  1. 1Lepas pakaian luar dan sepatu luar di ruang ganti; simpan di loker, jangan dibawa masuk.
  2. 2Kenakan pakaian kerja bersih yang disediakan; pakaian kotor ditaruh di tempat yang ditentukan.
  3. 3Pasang penutup kepala sehingga seluruh rambut, termasuk rambut depan dan samping, tertutup; telinga sesuai aturan pabrik.
  4. 4Pakai masker menutupi hidung dan mulut tanpa celah, jangan ditarik ke bawah dagu.
  5. 5Kenakan seragam dan pastikan bagian luar tidak menyentuh lantai; masukkan ujung pakaian sesuai aturan.
  6. 6Ganti sepatu kerja di batas area bersih; gunakan bak disinfeksi sepatu bila disediakan.
  7. 7Gunakan lint roller untuk mengangkat rambut dan debu, lalu periksa diri di depan cermin seluruh badan.
  8. 8Cuci tangan dan disinfeksi sebelum memasuki ruang produksi, dan barulah gunakan sarung tangan bila diwajibkan.

Enam tahap cuci tangan (手洗い)

Cuci tangan wajib dilakukan: saat masuk area produksi, setelah dari toilet, setelah istirahat dan makan, setelah menyentuh bahan mentah, setelah menyentuh sampah atau lantai, setelah bersin atau batuk, setelah menyentuh wajah dan rambut, dan setiap kali berganti jenis pekerjaan.

  1. 1Basahi tangan dengan air mengalir dan ambil sabun cair secukupnya.
  2. 2Gosok telapak tangan saling berhadapan, lalu punggung tangan kanan dan kiri.
  3. 3Gosok sela-sela jari dengan jari saling menyilang, dan gosok ujung jari serta bawah kuku pada telapak tangan.
  4. 4Putar dan gosok ibu jari kanan dengan telapak kiri, lalu sebaliknya.
  5. 5Gosok pergelangan tangan sampai batas yang ditentukan, lalu bilas dengan air mengalir sampai tidak ada sisa sabun.
  6. 6Keringkan dengan kertas sekali pakai atau pengering, lalu gunakan disinfektan alkohol dan biarkan mengering.

Sarung tangan bukan pengganti cuci tangan. Sarung tangan harus diganti bila robek, kotor, menyentuh benda bukan pangan, atau saat berpindah pekerjaan. Sarung tangan kotor menyebarkan bakteri lebih cepat daripada tangan kosong.

Perilaku di area produksi

  • Dilarang makan, minum, mengunyah permen, merokok, dan meludah.
  • Jangan menyentuh wajah, rambut, hidung, mulut, telinga, atau bagian tubuh lalu kembali menyentuh pangan.
  • Bila harus batuk atau bersin, menjauh dari produk, tutup dengan lengan, lalu ganti masker dan cuci tangan.
  • Jangan berbicara di atas produk terbuka lebih dari yang diperlukan.
  • Jangan duduk di meja kerja atau meletakkan barang pribadi di jalur produksi.
  • Barang yang jatuh ke lantai tidak boleh dikembalikan ke jalur; laporkan dan tangani sesuai prosedur.
  • Saat keluar ke toilet, lepas pakaian kerja luar sesuai aturan dan ulangi seluruh prosedur masuk saat kembali.

Istilah penting

tearai — cuci tangan

sagyōgi — pakaian kerja

masuku — masker

bōshi — penutup kepala

kenben — pemeriksaan tinja

nenchaku rōrā — lint roller