Daftar modul

Modul 02 / Pelajaran 03

5S, Pembersihan & Pengendalian Hama

26 menit Modul hal. 2126

Lima unsur 5S

5S bukan sekadar bersih-bersih. 5S membuat kelainan mudah terlihat, mengurangi benda asing, mempercepat pekerjaan, dan mencegah kecelakaan kerja.

JepangArtiPraktik di pabrik
整理・seiriRingkasPisahkan barang yang perlu dan tidak perlu, buang yang tidak perlu
整頓・seitonRapiTentukan tempat, jumlah, dan tanda untuk setiap barang sehingga hilangnya langsung terlihat
清掃・seisōResikBersihkan sambil memeriksa kerusakan dan kelainan alat
清潔・seiketsuRawatPertahankan kondisi bersih dan buat standar agar tidak kembali kotor
躾(習慣)・shitsukeRajin / disiplinBiasakan seluruh pekerja menaati aturan tanpa harus diingatkan

Perbedaan pembersihan dan disinfeksi

Pembersihan (洗浄・senjō) menghilangkan kotoran, sisa bahan, dan lemak. Disinfeksi (消毒・shōdoku) mengurangi jumlah mikroorganisme. Disinfeksi pada permukaan yang masih kotor hampir tidak berguna karena kotoran melindungi mikroorganisme.

  1. 1Singkirkan sisa bahan dan sampah besar terlebih dahulu.
  2. 2Bilas awal dengan air pada suhu yang ditentukan.
  3. 3Cuci dengan deterjen yang ditentukan, pada konsentrasi dan waktu yang ditentukan, dengan sikat atau alat yang ditentukan.
  4. 4Bilas sampai tidak ada sisa deterjen.
  5. 5Disinfeksi dengan bahan dan konsentrasi yang ditetapkan (natrium hipoklorit, alkohol, atau air panas) dan patuhi waktu kontaknya.
  6. 6Bilas bila diperlukan, lalu keringkan; air yang tertinggal menjadi tempat berkembangnya bakteri.
  7. 7Simpan alat pada tempat yang ditentukan, tidak menyentuh lantai, dan dalam posisi yang cepat kering.

Bahan disinfektan yang umum

BahanEfektif untukPerhatian
Natrium hipoklorit (次亜塩素酸ナトリウム)Bakteri, virus termasuk norovirusKorosif pada logam, jangan dicampur dengan asam karena menghasilkan gas klorin
Alkohol (アルコール)Banyak bakteri, kurang efektif untuk norovirus dan sporaGunakan pada permukaan kering dan bersih, mudah terbakar
Air panas (熱湯)Bakteri dan virusRisiko luka bakar, perhatikan suhu dan waktu

Jangan pernah mencampur disinfektan yang berbeda. Campuran pemutih berklorin dengan pembersih asam menghasilkan gas beracun yang telah menewaskan pekerja.

Pengelolaan sampah dan limbah

  • Pisahkan sampah sesuai jenis dan aturan daerah; gunakan wadah bertutup dan diberi tanda.
  • Jangan meletakkan wadah sampah di dekat bahan atau produk terbuka.
  • Kosongkan sampah sebelum penuh dan pada akhir kerja; cuci wadahnya.
  • Setelah menyentuh sampah, cuci tangan dan disinfeksi sebelum kembali bekerja; ganti sarung tangan.
  • Saluran air dan bak penampung dibersihkan sesuai jadwal karena menjadi sumber bau dan bakteri.

Pengendalian serangga dan tikus (防虫・防鼠)

  • Tutup pintu, jendela, celah dinding, dan lubang pipa; gunakan tirai udara dan kasa bila ditetapkan.
  • Jangan membiarkan pintu ke luar terbuka; jangan menahan pintu dengan barang.
  • Pasang perangkap lem dan lampu perangkap sesuai peta yang ditentukan, dan periksa serta catat hasilnya.
  • Jangan meninggalkan bahan, produk, atau sampah terbuka, termasuk pada waktu istirahat.
  • Bersihkan tumpahan gula, tepung, dan minyak yang menjadi makanan hama.
  • Laporkan setiap penemuan serangga, jejak tikus, kotoran, atau bekas gigitan; penyemprotan pestisida hanya dilakukan oleh petugas berwenang di luar jam produksi.

Istilah penting

senjō — pembersihan

shōdoku — disinfeksi

jiaensosan natoriumu — natrium hipoklorit

bōchū bōso — pengendalian serangga dan tikus

haikibutsu — limbah, sampah