Daftar modul

Modul 02 / Pelajaran 02

Tiga Bahaya & Alergen

26 menit Modul hal. 1420

Bahaya biologis (生物的危害要因)

Bahaya biologis mencakup bakteri, virus, parasit, dan kapang. Sumbernya dapat berupa bahan mentah, tangan pekerja, alat, talenan, lantai, air, udara, serangga, tikus, dan hewan peliharaan.

  • Pisahkan secara jelas jalur dan alat untuk bahan mentah dan produk yang sudah dipanaskan.
  • Kendalikan waktu dan suhu di setiap tahap, termasuk saat menunggu antar proses.
  • Bersihkan lalu disinfeksi alat dan permukaan sesuai prosedur; pembersihan tanpa disinfeksi tidak cukup dan disinfeksi pada permukaan kotor tidak efektif.
  • Kapang menghasilkan racun (mikotoksin) yang tidak hilang dengan pemanasan; bahan berjamur tidak boleh dipakai walau bagian berjamurnya dibuang.

Bahaya kimia (化学的危害要因)

  • Deterjen, disinfektan, pelumas mesin, minyak hidrolik, cairan pendingin, dan pestisida.
  • Bahan tambahan pangan yang digunakan melebihi batas atau salah takaran.
  • Zat yang berpindah dari wadah, kemasan, atau cat yang mengelupas.
  • Logam berat dan histamin pada ikan yang penanganan suhunya buruk.
  • Aturan dasar: gunakan hanya bahan yang ditentukan, dengan konsentrasi, wadah, warna, dan label yang ditentukan, dan simpan terpisah jauh dari bahan pangan.

Jangan pernah memindahkan bahan kimia ke wadah bekas makanan atau botol minuman tanpa label. Banyak kecelakaan terjadi karena pekerja meminum atau mencampurkan cairan pembersih yang disangka air.

Bahaya fisik dan benda asing (異物)

  • Benda asing keras: serpihan logam, sekrup, mur, pecahan kaca, plastik keras, batu, kayu, dan bagian mesin yang hilang.
  • Benda asing berasal dari tubuh: rambut, kuku, bulu mata, kulit, plester, perhiasan, kancing.
  • Benda asing dari bahan: tulang, kulit, cangkang, biji, tangkai, serangga.
  • Benda asing dari alat tulis dan barang pribadi: pensil, karet penghapus, tutup pena, klip kertas, ponsel.
  • Periksa alat sebelum dan sesudah bekerja; bila ada bagian yang hilang, hentikan produksi dan laporkan agar produk dapat ditahan.
  • Gunakan penyaring, magnet, detektor logam, mesin sinar X, dan pemeriksaan visual sesuai jenis produk.

Pencegahan benda asing di setiap tahap

TahapRisikoTindakan
Penerimaan bahanSerangga, tali, plastik pada kemasan luarLepaskan kemasan luar di area khusus, jangan bawa kardus luar ke area bersih
PersiapanTulang, cangkang, batuSortir dan periksa sesuai standar
PengolahanSerpihan logam dari mesin, potongan pisauPeriksa alat, hitung jumlah alat sebelum dan sesudah
PengemasanRambut, plastik segel, bagian alatGunakan penutup rambut, lint roller, pemeriksaan visual
Pemeriksaan akhirLogam tertinggalDetektor logam dengan uji test piece

Alergen pangan (食物アレルギー)

Alergi pangan adalah reaksi berlebihan tubuh terhadap protein tertentu dalam pangan. Gejalanya berupa gatal, bengkak, ruam, sesak napas, muntah, sampai syok anafilaksis yang dapat mematikan dalam waktu singkat. Jumlah yang sangat kecil pun dapat memicu reaksi.

  • Delapan bahan wajib dicantumkan di Jepang: udang (えび), kepiting (かに), kenari (くるみ), gandum (小麦), soba (そば), telur (卵), susu (乳), dan kacang tanah (落花生).
  • Selain itu ada sekitar dua puluh bahan yang dianjurkan dicantumkan, antara lain almond, abalon, cumi, telur ikan salmon, jeruk, kiwi, daging sapi, kenari walnut jenis lain, wijen, salmon, mackerel, kedelai, ayam, pisang, babi, matsutake, peach, yam, apel, dan gelatin.
  • Pencegahan kontaminasi silang alergen: urutan produksi dari produk tanpa alergen ke produk beralergen, pembersihan menyeluruh antar produk, alat dan wadah khusus dengan tanda warna, penyimpanan terpisah, dan pemeriksaan label sebelum pengemasan.
  • Jangan mengganti bahan atau resep tanpa izin, karena label alergen bisa menjadi salah.

Kesalahan label alergen adalah salah satu penyebab utama penarikan produk di Jepang. Pastikan kemasan yang dipakai benar untuk produk yang sedang dibuat, dan periksa sisa kemasan dari produksi sebelumnya.

Istilah penting

ibutsu — benda asing

kigai yōin — faktor bahaya

arerugen — alergen

tokutei genzairyō — bahan alergen wajib label

kōsa osen — kontaminasi silang

kinzoku kenshutsuki — detektor logam