Kasus 1 — Tangan terjepit mesin
Saat bahan tersangkut di conveyor, pekerja memasukkan tangan untuk mengeluarkannya tanpa mematikan mesin karena ingin cepat. Mesin bergerak dan tangannya terjepit di antara roller.
- Penyebab langsung: tangan masuk ke bagian bergerak saat mesin masih bertenaga.
- Penyebab tidak langsung: prosedur penghentian tidak diikuti, tidak ada kunci pada sakelar, tekanan untuk mengejar target.
- Pencegahan: hentikan mesin, putuskan dan kunci sumber tenaga, pastikan berhenti penuh, gunakan alat bantu, jangan pernah melepas penutup pelindung.
Kasus 2 — Terpeleset di lantai basah
Air bercampur minyak menggenang di lantai dan tidak segera dibersihkan. Pekerja yang membawa wadah besar dengan pandangan terhalang terpeleset dan punggungnya terbentur lantai.
- Penyebab: genangan tidak ditangani, tidak ada tanda peringatan, beban menghalangi pandangan, sepatu tidak sesuai.
- Pencegahan: bersihkan tumpahan segera, pasang tanda lantai basah, gunakan sepatu antiselip, bawa beban yang tidak menghalangi pandangan, dan jangan berjalan cepat atau memotong jalur.
Kasus 3 — Luka karena pisau
Pekerja memotong bahan beku yang keras dengan arah potong menuju tangan penahan. Pisau tergelincir dan melukai jari. Pada kasus lain, pisau yang ditinggalkan di bak cuci tertutup air melukai tangan orang yang mencuci.
- Penyebab: arah potong salah, bahan tidak stabil, pisau tumpul, pisau tersembunyi di bak cuci.
- Pencegahan: gunakan pisau tajam yang sesuai, potong menjauh dari tubuh, stabilkan bahan atau cairkan dulu sesuai prosedur, gunakan sarung tangan antipotong, dan letakkan pisau di tempat khusus yang terlihat.
Kasus 4 — Luka bakar uap dan cairan panas
Pekerja membuka tutup ketel sebelum tekanan turun sehingga uap panas menyembur ke wajah dan lengan. Pada kasus lain, wadah berisi cairan panas dibawa melalui jalur yang terhalang sehingga tersandung dan cairan menyiram kaki.
- Penyebab: tekanan sisa tidak dilepas, tutup dibuka ke arah tubuh, jalur tidak diperiksa, tidak memakai pelindung.
- Pencegahan: pastikan tekanan dan suhu turun, buka tutup menjauh dari tubuh, gunakan apron dan sarung tangan tahan panas serta pelindung wajah, periksa jalur lebih dulu, dan gunakan troli untuk wadah besar.
Pada semua kasus di atas, penyebab yang sama muncul berulang: ingin cepat, melewatkan satu langkah prosedur, dan menganggap "biasanya tidak apa-apa".